Cara Pola Hidup Sehat, Info Makanan Sehat Tips Kesehatan




Mengetahui Penyebab Anak Susah Makan dan Gejalanya

Sebagai orangtua pasti ingin tahu akan penyebab anak susah makan dan gejalanya. Keingintahuan akan hal tersebut dialami oleh mereka yang memiliki anak yang susah makan. Mereka khawatir jika anak mereka tidak suka makan dan susah sekali jika anak-anak mereka makan sayuran maupun buah-buahan. Padahal pada masa anak-anak merupakan masa dimana mereka membutuhkan nutrisi yang cukup dalam tumbuh dan berkembang. Di sehatfit.com Anda akan mendapatkan informasi mengenai penyebab dan gejala anak-anak yang susah makan.

Penyebab Anak Susah Makan dan Gejalanya yang Harus Diketahui

Penyebab Anak Susah Makan dan Gejalanya

Cemas

Cemas merupakan keadaan yang sering dialami oleh anak-anak. Rasa cemas ini akan disertai dengan perasaan gelisah, berdebar-debar, sulit tidur dan berkeringat dingin. Mereka bisa merasakan cemas akibat pikiran yang negatif akan sesuatu seperti takut ditinggalkan oleh ibu dan takut akan suasana pada lingkungan yang baru. Karena cemaslah anak-anak akan mengalami gangguan pada pola makan mereka. Di saat cemas mereka akan berkurang napsu makannya sehingga mereka akan terlihat kurang bergairah akan hal-hal yang baru. Baca juga tanda-tanda anak anda terkena demam berdarah.

Depresi

Seorang anak yang mengalami depresi akan mengalami susah makan. Anak yang mengalami depresi akan sulit mengontrol pola makan mereka. Anak-anak dapat mengalami obesitas karena pola makan yang berlebih. Mereka juga dapat menjadi kurus karena kurangnya asupan yang masuk ke dalam tubuh. Penyebab depresi sendiri bervariasi dan dapat terjadi karena lingkungan sekitar. Lingkungan sekitar dapat berasal dari keluarga maupun dari teman-teman bermain mereka. Untuk mengetahui dengan pasti, Anda harus melakukan pengamatan.

Agar orangtua mengetahui dengan pasti penyebab anaknya susah makan, orangtua hendaknya mencari tahu dengan cara mengamati tindak tanduk anaknya di keseharian mereka. Orangtua dapat melihatnya dari bagaimana anak mereka bermain dengan teman-temannya. Jika orangtua paham benar dengan kondisi anak mereka, anak-anak akan memberitahu kondisi mereka kepada orangtua sehingga anak terbebas dari depresi. Orangtua juga dapat mengubah cara pandang anak terhadap suatu hal sehingga mereka lebih santai dalam mengatasi sesuatu.

Hubungan Anak dan Orangtua yang Kurang Baik

Saat anak berada pada masa bosan dan sering rewel dan orangtua yang meresponnya dengan kurang baik, sang anak akan merasa jika segala hal yang dilakukan dengan orangtua menjadi hal yang tidak menyenangkan. Dalam acara makan pun mereka akan merasakan hal demikian. Jika keadaanya seperti itu, anak akan susah makan dan tidak akan memakan apapun yang telah disediakan. Dalam hal ini komunikasi antara anak dan orangtua haus terjalin dengan baik.

Untuk menjalin hubungan yang baik antara orangtua dengan anaknya agar anak tidak susah makan adalah dengan memperbaiki hubungan. Hubungan yang baik akan dirasakan oleh anak dan membuat kepercayaan pada diri mereka bahwa apapun yang dilakukan dengan orangtua adalah hal yang menyenangkan. Dengan pemikiran seperti inilah orangtua dapat mempengaruhi anak agar mereka suka makan tanpa harus pilah-pilih makanan.

Hubungan yang baik antara orangtua dan anak merupakan faktor penting agar anak gemar makan tanpa memilih makanan. Orangtua juga harus mengajarkan anak bagaimana cara makan yang benar. Agar anak gemar makan, biasakan anak dengan kebiasaan yang baik sehingga mereka nyaman. Orangtua dapat menjadi teman paling baik yang menemani anak-anak makan sehingga mereka tidak merasa ditinggalkan. Dengan kebiasaan seperti ini jalinan antara anak dan orangtua akan terjalin dengan erat dan anak percaya dengan apa yang diberikan oleh Anda termasuk makanan. Jangan lupa untuk selalu menciptakan suasana yang menyenangkan pada saat makan. Jangan membuat anak takut karena ancaman Anda jika mereka susah makan. Selamat mencoba.

 


Tags: , , ,