Cara Pola Hidup Sehat, Info Makanan Sehat Tips Kesehatan




Cara Mengobati Hiperhidrosis Dan Anjuran Makanannya

Cara mengobati hiperhidrosis dan anjuran makanannya – Seperti yang telah kita bahas sebelumnya, penyakit hiperhidrosis adalah suatu gejala di mana tubuh sering mengeluarkan keringat dan terjadi secara konstan. Jika dalam artikel sebelumnya, pembahasan kita mengenai penyebab dan gejala hiperhidrosis, maka dalam kesempatan kali ini, pembahasan kita adalah mengenai bagaimana cara mengobati penyakit hiperhidrosis dan makanan apa saja yang di anjurkan untuk penderitanya.

Tata Cara Mengobati Hiperhidrosis Dan Anjuran Makanannya Bagi Penderita

Cara mengobati hiperhidrosis dan anjuran makanannya

Banyak orang yang tidak menyadari bahwa mereka menderita penyakit hiperhidrosis. Mereka meyakini bahwa keringat yang keluar dari tubuhnya adalah suatu hal yang wajar. Padahal, jika keringat yang keluar dari dalam tubuh itu jumlahnya berlebihan, justru kita harus waspada dan segera mencari solusi untuk mengatasinya.

Cara Mengobati Penyakit Hiperhidrosis

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menangani penyakit hiperhidrosis. Misalnya saja untuk mengurangi keringat berlebih pada telapak tangan, telapak kaki dan ketiak, kita bisa menggunakan larutan Alumunium klorida. Caranya, pada malam hari, bersihkan bagian tubuh yang sering mengalami hiperhidrosis seperti misalnya telapak tangan dan kaki. Setelah di bersihkan, oleskan dengan larutan klorida dan bungkus menggunakan plastik. Keesokan harinya, buka plastik tersebut lalu bilas dengan air bersih.

Selain dari pengobatan dengan cara di atas, ada juga cara pengobatan dengan cara yang lain. Namun cara ini diambil manakala penyakit hiperhidrosis tidak dapat ditangani dengan cara yang pertama. Seperti apa cara pengobatan tersebut, berikut ulasannya;

Lontoforesis

Lontoforesis adalah metode perangsangan menggunakan arus listrik yang di tunjukan pada bagian tubuh yang sering mengalami hiperhidrosis. Dengan cara ini, kelenjar keringat akan dilumpuhkan dan produksi keringat dalam tubuh akan berkurang.

Suntikan Botox

Botox adalah semacam racun botulinum. Racun ini akan berpengaruh pada sistem syaraf, sehingga keringat menjadi berkurang akibat kurangnya pengiriman gelombang dari saraf menuju kelenjar keringat.

Untuk penanganan penyakit Hiperhidrosis menggunakan cara ini, biasanya harus dilakukan beberapa kali karena masa efektivitas cairan botox hanya 1 sampai 6 bulan saja.

Pembedahan

Untuk mengatasi penyakit hyperhidrosis, dapat juga dilakukan pembedahan pada beberapa bagian tubuh yang sering mengeluarkan banyak keringat, misalnya pada bagian ketiak maupun pada bagian tubuh lainnya.

Pembedahan ini bertujuan mengangkat kelenjar keringat pada area-area tertentu, agar produksi keringat pada area tersebut dapat dikendalikan.

Anjuran Makanan Bagi Penderita Hyperhidrosis

Ada beberapa jenis makanan sehat yang dianjurkan dan makanan yang harus dihindari bagi penderita hiperhidrosis. Beberapa jenis makanan tersebut adalah sebagai berikut;

  • Buah-buahan segar.
  • Sayuran-sayuran.
  • Susu rendah lemak.
  • Kurangi makanan yang diolah dengan cara di goreng.
  • Menghindari makanan-makanan yang mengandung kolesterol tinggi seperti, gorengan, daging kambing dll.
  • Hindari makanan-makanan siap saji.

Nah, itulah ulasan sehatfit.com mengenai cara mengobati hiperhidrosis dan anjuran makanannya. Semoga uraian di atas dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda mengenai cara pengobatan penyakit hyperhidrosis.


Tags: , , , , , , , , , , ,