Cara Pola Hidup Sehat, Info Makanan Sehat Tips Kesehatan




Cara Mengobati Dispepsia Secara Alami

Cara Mengobati Dispepsia Secara Alami – Mungkin bagi kalangan biasa tidak terlalu akrab dengan istilah dispepsia. Dispepsia adalah nama sebuah penyakit yang menyerang organ pencernaan. Serupa tapi tak sama dengan penyakit maag. Pasalnya penyakit maag cenderung menyerang organ-organ lambung, sementara dispepsia adalah penyakit gangguan pencernaan yang bisa menyerang semua organ pencernaan. Secara medis, definisi dispepsia adalah suatu kondisi medis yang ditandai dengan nyeri atau rasa tidak nyaman pada perut bagian atas atau dada yang biasanya timbul setelah makan. Baca juga gejala dispepsia.

Penyakit refluks gastroesofageal adalah salah satu penyebab dispepsia yang paling sering muncul. Penyebab-penyebab lainnya di antaranya jika makan terlalu banyak, makan terlalu cepat dan tidak menghiraukan proses pengunyahan dan pencernaan melalui kelenjar liur dari makanan secara baik dan benar. Dispepsia terjadi ketika otot-otot dari bagian organ saluran pencernaan atau saraf-saraf yang mengendalikan organ-organ tersebut tidak berfungsi dengan baik. Dispepsia adalah penyakit kronis yang biasanya berlangsung bertahun-tahun, bahkan bisa seumur hidup.

Beberapa Tips dan Cara Mengobati Dispepsia Secara Alami

Cara Mengobati Dispepsia Secara Alami

Kunyit

Kunyit sebagai bahan rempah-rempah asli Indonesia ini terbukti ampuh mengatasi dispepsia, maag, kurmikin dan gangguan kesehatan lainnya. Kandungan dalam kunyit yang terdiri dari minyak atsiri dan kurkuminoid yang memang memiliki kandungan antikanker, antioksidan dan antiradang. Kandungan-kandungan inilah yang menjadikan kunyit baik dikonsumsi sebagai obat maag, dispepsia dan kesehatan lainnya.

Cara Penggunaannya:

  • Parutlah kunyit yang sebelumnya sudah dikupas kulitnya (bisa juga bisa diblender).
  • Setelah itu tambahkan beberapa ml air matang dan peras parutan kunyit tadi.
  • Minum dua kali sehari perasan kunyit tadi, pagi dan malam.

 

Lidah Buaya

Selain untuk kesehatan rambut, lidah buaya ternyata dapat digunakan sebagai obat dispepsia. Kandungan yang terdapat dari lidah buaya yaitu resin, aloin, polisakarida dan tanin yang merupakan zat-zat yang berguna untuk mengurangi penyakit dispepsia. Zat-zat tersebut dikenal sebagai Aloctin. Selain itu, gel yang ada dalam daging lidah buaya mengandung zat yang bernama bradykinase. Zat ini adalah sebuah enzim yang fungsinya adalah memisahkan sumber lemak yang menggumpal atau mengelompok dalam tubuh.

Cara Penggunaannya:

  • Kupas kulit lidah buaya dan bersihkan lendirnya.
  • Kemudian rebus lidah buaya dan campurkan dengan madu atau pemanis alami lainnya untuk menetralisir rasa pahit.
  • Ada juga alternatif lainnya yaitu dapat disajikan dengan cara dijus

 

Pisang Raja

Buah yang satu ini terkandung zat- zat yang bersifat antitukak peptic. Zat-zat tersebut berguna untuk melindungi selaput saluran pencernaan dari penyebab-penyebab penyakit dispepsia. Sangat dianjurkan untuk memilih pisang yang sudah tua.

Cara Pengunaannya:

  • Pilih jenis pisang yang sudah tua.
  • Kemudian iris kecil-kecil, dan jemur.
  • Disarankan untuk menjemur dengan cara diangin-anginkan saja.
  • Setelah kering tumbuk atau blender pisang raja yang sudah kering tadi.
  • Tuang dua sendok makan bubuk pisang tadi, bila perlu tambahkan madu untuk menambah kenikmatan rasa.
  • Konsumsi dua kali sehari pagi dan malam.

 

Kacang Hijau

Kacang hijau memang sudah terkenal khususnya di Indonesia. Kacang hijau atau kacang ijo ini terbukti dapat digunakan untuk penanggulangan sakit maag, dispepsia dan penyakit-penyakit pencernaan lainnya.

Caranya Penggunaannya:

  • Cuci kacang hijau dengan air bersih, kemudian keringkan dengan cara dijemur di bawah sinar matahari.
  • Tumbuk kacang ijo tadi yang sebelumnya sudah disangrai terlebih dahulu.
  • Campurkan dengan air hangat dengan takaran satu sendok makan.
  • Minum campuran kacang ijo tadi dua kali sehari pagi dan malam.

 

Susu Kambing

Selain dagingnya, hasil lain dari kambing yaitu susu kambing ternyata mempunyai manfaat lebih. Menurut penelitian, sifat basa pada susu kambing terbukti mampu mengobati penyakit maag, dispepsia, dan gangguan lain.

Cara Penggunaannya

  • Bagi penyuka susu kambing minum susu kambing secara rutin dengan takaran 200 ml tiap kali minum

Dispepsia memang terdengar tidak begitu bahaya, Tapi bila gejalanya timbul, akan mengakibatkan rasa sakit yang lumayan mengganggu aktivitas. Makan makanan yang bergizi dan juga menjalani pola hidup sehat agar tubuh kita selalu sehat. Semoga bermanfaat.

 


Tags: , , , , , ,